LA Startup 2011

October 30, 2011 in News

Orion menjadi finalis LA-Lights Community StartUp 2011. Kini, di bawah naungan Sony Music Entertainment Indonesia, Orion mencoba memberi warna baru di industri musik tanah air dengan single “Tak Pernah Berhenti”.

Ring Back Tone ORION – Tak Pernah Berhenti

September 10, 2011 in News

Setelah sekian lama menunggu, sejak Grand Final LA Lights Community STARTUP 2011 (Sabtu/16/April/2011) di Tennis Indoor Senayan, akhirnya RBT (Ring Back Tone) ORION – Tak Pernah Berhenti telah dirilis. Bagi para pecinta musik Indonesia yang menggunakan layanan di 8 provider GSM dan CDMA terkemuka sudah dapat memasang lagu ini sebagai Nada Sambung atau RBT. Caranya:

INDOSAT: ketik MG 0641968 kirim ke 808
XL : ketik 10133622 kirim ke 1818
AXIS : ketik ON 0115782 kirim ke 333
3 : ketik RBT 0115782 kirim ke 1212
FLEXI: ketik RING ON 0115782 kirim ke 1212
ESIA : ketik RING 0115782 kirim ke 888
SMART: ketik 9115782 kirim ke 2525
TELKOMSEL: ketik LASBJ kirim ke 1212

Dukung kami, gunakan RBT nya, “Maju terus industri musik tanah air”. (Cql)

Download Mp3 ORION – Tak Pernah Berhenti (LA-StartUp 2011)

January 29, 2012 in New Release

Orion-Band.com

Unduh (*download) Mp3 Orion – Tak Pernah Berhenti (versi LA StartUp 2011) dari 4shared.com dan Mp3 dari 9 Finalis LA StartUp Lainnya. Dukung ORION, gunakan NSP/RBT nya.

Maju terus industri musik tanah air.

(Cql.Orion)

Sepuluh Finalis LA Lights Start Up! 2011 Resmi Rilis Album

December 22, 2011 in New Release

Liputan6.com, Jakarta: Setelah melewati tahap seleksi grand final pada 16 April lalu, sepuluh finalis LA Light Start Up! 2011 akhirnya merilis album kompilasi teranyar. Album ini digarap melalui dapur rekaman Sony Music Indonesia, Rolling Stone dan Megapro Communications.

Sejumlah artis turut memeriahkan acara peluncuran album di Score! Cafe Citos, Jakarta Selatan, Selasa (20/12). Mereka adalah Judika, Audi, Terry, Rindra (Padi) dan Qoqo She. Dukungan ini sebagai bentuk apresiasi musisi yang bernaung di bawah label Sony Music Indonesia.

Sebelum berkompetisi di grand final, sepuluh finalis LA Light Start Up! 2011 mendapat pembekalan di ajang Band Camp. Mereka dikarantina selama dua hari dan diberi berbagai pengetahuan musik dari para pakar berpengalaman, seperti Jan Djuhana dari Sony Music dan Adib Hidayat dari Rolling Stone.

Seperti diketahui, LA Light Start Up! 2011 merupakan wadah musik apresiasi LA Light terhadap grup band Tanah Air yang semakin berkembang. LA Light ingin mewujudkan mimpi para musisi berbakat untuk mencapai kesuksesan dalam industri musik.

Sepuluh finalis LA Light Start Up! 2011 tersebut masing-masing bernama Bluetooth, Aerob, Singlelicious, Dee’Or, D’Twins, Supermario, Taman Langit, Orion, Axelle dan Debumi. (WIL/ULF)

Ghiboo.com -  Untuk mewadahi anak band Indonesia yang ingin masuk dalam industri tanah air, LA Lights berkerjasama dengan Sony Music Indonesia menggelar sebuah kompetisi pencarian band terbaik, LA Lights Start Up!

Setelah melalui 20 panggung untuk 400 band Rookie Stage pada akhir bulan Januari – Febuari 2011, dan 8 panggung untuk 160 band Big Stage pada bulan Maret 2011, maka terpilihlah 10 finalis LA Lights Start Up! 2011. Mereka adalah, band Bluetooth, Aerob, Singlelicious, Dee’Or, D’Twins, Supermario, Taman Langit, Orion, Exelle dan Debumi.

Sampai pada hasil akhir, para Juri yang terdiri dari Jan Djuhana, Senior Director Artists & Repertoire Sony Music Indonesia, Adib Hidayat; Redaktur majalah musik Rolling Stone, Fadly “Padi”, Andi /rif dan Baron memilih band Aerob sebagai Juara I dari LA Lights Start Up! 2011. Dan sebagai salah satu hadiah,  finalis 10 besar yang terpilih dibuatkan album kompilasi, LA Lights Start Up! 2011.

Selasa (20/12) kemarin, Sony Music Indonesia menggelar launching album, LA Lights Start Up! 2011 di Score, Cilandak Town Square. Dalam presscon, Adib Hidayat, salah satu juri menyampaikan harapannya terhadap finalis yang menang dan kepada sponsorship. “Para finalis jangan berhenti sampai disini untuk membuat lagu bagus, teruslah berkarya. Dan, bagi para sponsorship agar selalu memfasilitasi atau mencarikan event untuk mereka isi, supaya masyarakat bisa mengenali band-band LA Light Start Up! 2011 ini,” ujar Adib.

Acara launching album ini turut menghadirkan aksi panggung dari 10 finalis band, yang membawakan lagu ciptaan mereka sendiri. Menariknya, LA Lights dan Sony Music indonesia juga mengundang penyanyi dan musisi kenamaan tanah air, seperti Judika, Audy, Rindra Padi, Qoqo SHE dan Terry, untuk berkolaborasi dengan lima finalis band teratas. Performance kolaborasi ciamik ditampilkan oleh band Aerob featuring Audy, Exelle featuring Judika, dan DEE’OR featuring Rindra Padi, Debumi featuring Tere dan Singlelicious bersama Qoqo SHE.

Get Ready for L.A. Lights Community StartUp 2012

December 20, 2011 in News

L.A. LIGHTS COMMUNITY START UP 2011 TELAH DIMULAI!!. Pastikan kamu mendapatkan informasinya di http://www.la-startup.com Jangan lupa ikuti infonya di Facebook http://www.facebook.com/lalights.startup

Coldplay: Bakar Saja Album Kami!

October 27, 2011 in Musik Manca

Kapanlagi.com – 24 Oktober kemarin Coldplay kembali merilis album. Album kelima ini diberi judul MYLO XYLOTO. Angka penjualan memang belum bisa didapatkan karena angka ini baru muncul setelah satu pekan album beredar. Meski optimis bakal memuaskan para fans namun Coldplay sempat bilang kalau para fans yang tak suka album ini boleh membakarnya.

Saat ditanya apa yang ditawarkan Coldplay lewat album MYLO XYLOTO ini, Chris Martin, dengan bercanda, mengatakan, “Rasanya ini adalah album kami yang paling utuh, sebagai CD bentuknya nyaris seperti lingkaran sempurna, harganya kurang dari 20 Poundsterling dan kalau Anda tidak suka, Anda bisa membakarnya untuk menghangatkan diri, jadi ada tiga alasan kuat untuk membeli album ini.”

Bukan tak mungkin MYLO XYLOTO bakal menembus posisi terhormat U.K. Album Chart pekan depan walaupun untuk mencapai status ini Coldplay harus bekerja ekstra keras. Bukan kenapa, saat ini NOEL GALLAGHER’S HIGH-FLYING BIRDS milik Noel Gallagher berada di posisi tertinggi dan tak mudah untuk menggeser posisi ini.

“Rasanya tidak mungkin, selama ini kami tidak pernah menggeser Noel Gallagher,” ujar Chris Martin seperti dikutip dari Contact Music. (kpl/cmc/roc)